Kamis, 02 Februari 2017

"PNS Harapan Anak Istri Kami"

Honerer K2 Pekanbaru berharap pemerintah tetap mendukung pengesahan revisi UU ASN. Sehingga, langkah mereka menjadi PNS semakin mudah.

PEKANBARU (Tirai)-Semangat honorer kategori dua (K2) untuk menjadi PNS semakin menggelora. Meski pengesahan revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) masih jauh, tapi mereka optimistis status itu bisa mereka raih.

''Perjuangan kami belum berakhir, sebelum pin ASN menempel di dada kami. Memang motto kami, PNS harga mati tanpa tawar-tawar,'' ujar Koordinator Wilayah (Korwil) Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Pekanbaru, Said Syamsul Bahri, kemarin.

Menurutnya, sangat wajar bila pemerintah mengubah status honorer K2 menjadi PNS. Mereka sudah mengabdi dan menyumbang tenaga untuk negara ini. Mencerdaskan anak bangsa dari buta huruf.

''Pasca pengesahan RUU ASN sebagai usulan DPR, kami merasa sedikit lega. Karena tinggal menunggu pengesahan menjadi UU. Seandainya ada sekelompok orang mau menghalangi perjuangan kami ini, kami siap membela. PNS harga mati bagi kami. PNS harapan anak istri kami, serta orang-orang terdekat kami,'' tegasnya.

Said mengatakan, sekitar 400 honorer K2 Pekanbaru kini menunggu perintah FHK2I pusat. Bila ada aksi, mereka siap berkoordinasi dengan korda FHK2I se-Provinsi Riau untuk merapatkan barisan.

''Kami tinggal menunggu instruksi saja. Bagi sekelompok honorer yang mau menghalangi ini semua, mohon jangan jadi benalu bagi kami. Mestinya membantu, bukan menjadi lawan kami. Apalagi pemerintah daerah sudah siap menunggu teknis pengangkatan dari MenPAN-RB dan BKN,'' beber Said.(yan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar